Rabu, 15 Agustus 2012

Tips Tenang Tinggalkan Pekerjaan Saat Libur Lebaran



[imagetag]



Aura liburan yang semakin dekat sering membuat semangat bekerja menurun. Agar tenang meninggalkan kantor pada libur lebaran lalukan beberapa langkah ini.

Buat daftar
Menjelang libur, buat daftar pekerjaan yang tersisa serta email-email yang belum terbalas. Rencanakan alokasi waktu untuk menyelesaikan semua yang ada di daftar Anda. Tapi jangan buat alokasi waktu yang terlalu padat hingga tidak realistis. Ingat, masih ada kemungkinan pekerjaan tambahan menjelang detik-detik terakhir sebelum libur.

Jika daftar Anda cukup panjang dan tak mungkin diselesaikan sebelum libur, buat daftar prioritas mana yang penting. Pastikan atasan, rekan kerja atau klien terkait mengetahui adanya pekerjaan yang masih tertunda hingga libur lebaran usai. Informasi ini penting untuk membuat rekan kerja dan klien Anda agar sama-sama memahami situasi dan melakukan persiapan sesuai sumber daya yang tersedia.

Waktu tambahan
Walau ada daftar prioritas, bisa jadi semua ujung-ujungnya meminta prioritas. Jika Anda sadar dengan daftar pekerjaan yang masih panjang, jadwalkan tambahan waktu kerja menjelang libur. Mungkin Anda harus melewatkan 1-2 acara buka puasa bersama demi liburan yang tenang. Jika pekerjaan tersebut juga melibatkan rekan kerja lain, jangan lupa berkomunikasi. Kordinasikan dengan rekan kerja terkait tentang rencana Anda ini agar mereka juga bisa menyesuaikan jadwal.

Informasi yang jelas
Pastikan atasan, rekan kerja terkait, dan klien aktif mengetahui rencana cuti Anda. Dengan demikian mereka bisa memperkirakan dan mengatur waktu yang tepat untuk melanjutkan rencana kerjanya dengan Anda. Jika Anda mengambil cuti lebih lama daripada cuti bersama, pastikan mereka mengetahuinya.

Cantumkan juga informasi siapa yang bisa dihubungi selama Anda berlibur. Jika berencana untuk mematikan BlackBerry atau gadget komunikasi Anda, informasikan kalau Anda tak bisa menerima email atau pesan singkat. Walau demikian, tak ada salahnya memberikan informasi kontak darurat apabila ada hal penting yang perlu dibicarakan.

Selain tentang informasi libur, kordinasikan juga dengan rekan sekerja, klien, atau vendor jika ada hal-hal yang ingin Anda terima pada hari pertama masuk kerja. Memberikan informasi ini pada saat liburan sudah dimulai bisa jadi merupakan hal yang sia-sia dan bisa menimbulkan kekecewaan.

Bersihkan meja

Kembali dari liburan dengan menghadapi meja yang berantakan tentu tak menyenangkan. Rapihkan isi meja dan buang hal-hal yang tak lagi diperlukan. Jangan lupa singkirkan sisa makanan yang bisa mengundang serangga atau binatang kecil lainnya. Jangan sampai ketika Anda berlibur, meja Anda menjadi tempat pesta serangga.

Perhatikan keamanan
Kantor yang kosong bisa jadi menarik bagi tangan-tangan jahil. Pastikan benda-benda berharga Anda berada dalam laci terkunci. Jika merasa tidak yakin dengan keamanan kantor, sebaiknya bawa pulang benda-benda berharga Anda dan simpan baik-baik di rumah. Lebih baik melakukan tindakan pencegahan daripada menyesal belakangan.

Matikan alat elektronik
Jika memiliki alat elektronik di ruang kerja sebaiknya lepas kabel atau matikan jika memungkinkan. Cabut charger atau alat listrik lain yang tak terpakai selama Anda liburan. Selain menghemat energi, kegiatan ini juga penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat korsleting listrik atau gangguan elektronik lainnya.

Sebelum meninggalkan kantor

Pastikan kembali Anda telah melakukan hal-hal di atas. Jangan berniat menyisakan pekerjaan untuk diselesaikan di rumah bila Anda bisa menyelesaikannya sebelum pulang. Jika Anda tak mungkin lepas dari pekerjaan selama liburan, jangan lupa membawa berkas penting, daftar kontak, atau hal-hal yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan selama berlibur. Terakhir, jangan lupa mengaktifkan respons otomatis pada email, telepon kantor, atau telepon seluler, yang memberikan informasi Anda sedang berlibur.





sumber : http://id.she.yahoo.com/tips-tenang-tinggalkan-pekerjaan-saat-libur-lebaran-.html


#db4ef9