Rabu, 01 Agustus 2012

Sesungguhnya di Dalam Shalat Kita Berkomunikasi Dengan Allah SWT





Surat Alfatihah yang selalu kita baca setiap melakukan Shalat yang merupakan Rukun Shalat yang bila kita tidak membacanya maka shalatnya tidak syah/batal.

CARA ANDA MEMBACA AL-FATIHAH..
Pada saat membaca surah Al-Fatihah pada waktu shalat, banyak sekali orang yang cara membacanya tergesa-gesa tanpa spasi, dan seakan-akan ingin cepat selesai shalatnya, padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita, maka dari itu kita HARUS berhenti sejenak setiap selesai membaca satu ayat.

Pada Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman : “Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan untuk hamba-Ku”. Artinya, tiga ayat diatas: Iyyaka Na’budu Wa iyyaka nasta’in adalah hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan hamba-Nya. 
Ketika Kita mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin”. Allah menjawab :”Hamba-Ku telah memuji-Ku”.
Ketika kita mengucapkan “Ar-Rahmanir-Rahim”…Allah menjawab : “Hamba-Ku telah mengaagungkan-Ku”.
Ketika kita mengucapkan “Maliki yaumiddin”…Allah menjawab :”Hamba-Ku memuja-Ku”
Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”…Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku”.
Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”…
Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku.. Akan Ku penuhi yang ia minta.”
(H.R. Muslim dan At-Turmudzi)
Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat… Rasakan dan resapi betul-betul jawaban indah dari Allah, satu persatu, karena Allah sesungguhnya sedang menjawab ucapan-ucapan kita…
Selanjutnya ucapkanlah “Aamiin” dengan ucapan yang lembut, sebab malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.
“Barang siapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dgn para malaikat, maka Allah akan memberikan ampunan kepada-Nya.”.
(H.R Bukhari, muslim, Abu Dawud)