Jumat, 03 Agustus 2012

Lailatul Qodar






Menurut Syeikh Abu Hasan Assazili dari kitab Hasyiah al-Qalyubi , ada beberapa rumusan yang dibuat beliau dan selama beliau mengamalkannya, beliau tidak pernah melewatkan Lailatul Qodar sejak masa baligh, yaitu:




Jika awal Ramadhan hr Ahad atau Rabu, maka lailatul qadrnya mlm ke-29;
Jika awal Ramadhan hr Jumat atau Selasa mk lailatul qadrnya mlm ke-27;
Jika awal Ramadhan hr Kamis, maka lailatul qadrnya malam ke-25;
Jika awal Ramadhan hr Sabtu, maka lailatul qadrnya malam ke-23;
Jika awal Ramadhan hr Senin, maka lailatul qadrnya malam ke-21.


Selain rumusan diatas, Banyak ulama-ulama kita yang mengajarkan untuk mengejar lailatul qodar di 10 hari terakhir bulan ramadhan. ini dilakukan berdasarkan hadits riwayat asy-Syaikhan, Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, daripada Sayyidatina 'A-isyah r.anha bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda:

تحروا ليلة القدر في العشر الأواخر من رمضان


"Carilah lailatul qadr pada 10 terakhir dari bulan Ramadhan"


Ada juga ulama-ulama yang menetapkan lailatul qodar dengan malam tertentu dalam setiap tahun yaitu malam ke-27 Ramadhan
ini berdasarkan beberapa hadits yaitu diantaranya yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad yang shohih kepada Sayyidina Ibnu 'Umar r.anhuma di mana Rasulullah s.a.w. bersabda:

من كان متحريها فاليتحرها ليلة السابع و العشرين


"Siapa yang hendak mencarinya,maka carilah ia pada malam ke - 27"



Mudah-mudahan kita bisa diberikan hidayah dari Allah untuk bertemu dengan malam istimewa ini. yaitu dengan terus melakukan amal-amal sholeh dan meningkatkan amal ibadah dengan penuh ke ikhlasan dan keimanan yang ditujukan hanya untuk mengharap Ridha dari Allah SWT selama bulan ramadhan, tidak hanya di malam-malam tersebut.



Sumber: Bahrus shofa