Sabtu, 14 Juli 2012

Subang, Daerah Industrialisasi Penghasil Udang Budidaya Tambak

Subang, Daerah Industrialisasi Penghasil Udang Budidaya Tambak PDF Print E-mail
Di Indonesia sentra produksi udang tersebar di daerah Sumatera, Jawa , Kalimantan dan Sulawesi. Sebagian besar produksi udang berasal dari pulau Jawa terutama di sepanjang pantai utara jawa yang terbentang dari provinsi Banten hingga provinsi Jawa Timur. Salah satu daerah yang sempat mengalami keemasan tambak udangnya adalah kabupaten Subang.

Subang yang secara geografis terletak di tengah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang. Wilayahnya sendiri secara topografi terdiri dari 3 wilayah yaitu :
1.  Wilayah Pegunungan (Subang bagian selatan)
Daerah ini memiliki katinggian antara 500-1500 m dpl dengan luas 41.035,09 hektar atau 20 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Wilayah ini meliputi Kecamatan Jalancagak, Ciater, Kasomalang, Sagalaherang, Serangpanjang,sebagian besar Kecamatan Jalancagak dan sebagian besar Kecamatan Tanjungsiang.
2.  Wilayah Berbukit dan Dataran (Subang bagian tengah)
Daerah dengan ketinggian antara 50 – 500 m dpl dengan luas wilayah 71.502,16 hektar atau 34,85 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Zona ini meliputi wilayah Kecamatan Cijambe, Subang, Cibogo, Kalijati, Dawuan, Cipeundeuy, sebagian besar Kecamatan Purwadadi, Cikaum dan Pagaden Barat.
3.  Wilayah Dataran Rendah (Subang bagian utara)
Dengan ketinggian antara 0-50 m dpl dengan luas 92.639,7 hektar atau 45,15 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang. Wilayah ini meliputi Kecamatan Pagaden, Cipunagara, Compreng, Ciasem, Pusakanagara, Pusakajaya Pamanukan, Sukasari, Legonkulon, Blanakan, Patokbeusi, Tambakdahan, sebagian Pagaden Barat.
Potensi lahan tambak di Kabupaten Subang berada di wilayah dataran rendah yang pada tahun 2010 mencapai 13.610 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 155.294.168,00 yang tersebar di Kecamatan Sukasari, Pusakanagara, Legonkulon dan Blanakan (subang.go.id)
Tahun 2011 di Kabupaten Subang memiliki potensi lahan budidaya tambak  seluas kurang lebih 14.300 ha yang terletak di lima kecamatan yaitu Blanakan, Pamanukan, Pusakanagara, Sukasari dan Legonkulon. Produksi udang dari lahan budidaya tambak yang dimanfaatkan adalah sebesar 1.223,24 ton pada tahun 2011, yakni terdiri dari udang windu, udang putih, udang api-api dan udang vaname(tribunnews.com).
Daerah Pantura Subang Saat ini akan dijadikan daerah industry penghasil Udang vaname di Jawa Barat maupun tingkat Nasional. Tahap awal, saat ini lahan tambak bandeng sudah mulai dijadikan tambak udang. Daerah pantura subang dulu sempat dijadikan tambak bandeng dan saat ini akan dijadikan sebagai industry udang untuk memenuhi permintaan nasional. (etnikom.net)
Dijadikannya pantura Subang sebagai daerah industry penghasil udang tidak terlepas dari program yang dicanangkan oleh kementerian kelautan dan perikanan yang bertujuan untuk membangkitkan kembali masa keemasan tambak udang di daerah pantura dan meningkatkan kembali produksi udang yang semapt terpuruk.
Guna mengoptimalkan kawasan pertambakan pantura di Kabupaten Subang, target industrialisasi udang di kawasan ini di tahun 2012 adalah  719 ha. Untuk pencapaian target tersebut maka dilakukanlah revitalisasi tambak yang dilakukan adalah melalui perbaikan infrastruktur berupa saluran primer, sekunder dan tertier dan sekaligus perbaikan tambak.
sumber : http://www.djpb.kkp.go.id