Jumat, 06 Juli 2012

Barangsiapa yang Menyerupai Suatu Kaum, Maka Dia Termasuk dari Mereka




Man tasyabbaha bi qaumin fahuwa minhum.

Pernakah anda mendapatkan berita atau keterangan, misalnya dari sebuah hadits yang mengatakan jika Nabi SAW selalu memotong rambut bermode punk ? 
Atau Nabi SAW pergi keluar rumah dengan menggunakan celana ketat yang bagian lututnya dirobek berlobang ? 
Atau pernahkan mendengar jika Nabi SAW sebagai seorang lelaki, telinganya ditindik dan diberi anting ? 
Apakah anda pernah mendengar berita bahwa Nabi SAW juga bernyanyi-nyanyi, hingga tubuhnya ikut meliuk-liuk bergoyang ? 
Pernahkah anda mendengar berita  bahwa Nabi SAW itu selalu mencari-cari jabatan untuk kepentingan pribadi ? 
Pernahkah ada katerangan bahwa Nabi SAW itu menerbitkan surat izin pendirian pabrik minuman keras ? 
Pernahkah anda membaca jika Nabi SAW membiarkan kemaksiatan merajalela di tengah masyarakat ? 
Pernahkah dan pernahkah mendengar hal negatif semisal tersebut di atas dilakukan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW ? 

ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM...,!! 

Barangkali itulah kata-kata tepat yang akan terucap dari lisan orang-orang shalih tatkala mendapat pertanyaan yang bertubi-tubi itu. Karena semua yang dipertanyakan pasti tidak pernah sedekitpun terlintas pada benak pribadi Nabi Muhammad SAW. 
Perlu diketahui bahwa potongan rambut model punk tiada lain adalah mengikuti adat kaum Yahudi. 

Memakai tindik, memberi warna-warni pada rambut, mengamen di jalan-jalan, berpacaran, mengkonsumi narkoba, melacur dan mendukung lokalisasi pelacuran, mabuk dan memberi ijin berdirinya pabrik miras, berjudi dan menfasilitasi perjudian, korupsi dan berebut kekuasaan, menghambakan diri kepada nafsu dan menyalahgunakan jabatan maupun  perilaku negatif lainnya, adalah musuh utama bagi Nabi SAW. 

Ketahuilah bahwa semua perilaku jahat dan maksiat yang bertentangan dengat syariat, Islam adalah menjadi adat zaman jahiliyah yang kini dilestrikan dan dijadikan sebagai jerat-jerat oleh kaum Yahudi Zionis untuk menjerumuskan umat Islam ke dalam alam kegelapan dan kehancuran. 

Waspadalah wahai umat Islam, jangan hanyut ke dalam strategi musuh-musuh Nabi SAW. Mereka sengaja menghancurkan umat Islam lewat perusakan budaya. 

Jika anda tidak peduli dengan masalah-masalah seperti ini, dan sedikit demi sedikit hanyut dalam pusaran istiadat kaum kafir, maka anda dikhawatirkan terjerumus dalam man tasyabbaha bi qaumin fa huw min hum (barang siapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari golongan mereka).

*ustadz Luthfi Bashori