Senin, 09 Juli 2012

Bangsa Paling Keji itu Bernama Israel

Israel memang biadab. Mereka melakukan berbagai cara untuk menyingkirkan musuh-musuhnya. Mereka adalah negara yang kebal terhadap hukum internasional. Buktinya banyak kejadian yang berhubungan dengan tindak kriminal dan konspirasi mereka, tetapi dunia seolah tidak berkutik. Mereka seolah ketakutan bila dituduh anti-semit. 

Mereka yang memusuhi Israel dapat berakibat fatal. Contohnya adalah Raja Faishal, Syaikh Ahmad Yasin, Abdul Aziz Ar-Rantisi, dan terakhir Yasser Arafat. Keempat tokoh di atas adalah sedikit contoh tokoh-tokoh yang wafat karena kebiadaban Israel. 

Baru-baru ini saya membaca berita bahwa Israel akan memata-matai Presiden Mesir terpilih, DR. Muhammad Mursi. Pihak Israel merasa cemas dengan kemenangan DR. Mursi karena bagi mereka kemenangan itu berarti sebuah kemunduran.

SitusMukhtasar Ikhbari seperti dikutip InfoPalestina, Ahad (8/7), mengungkapkan bahwa pemerintah Israel menyiapkan "Operasi Bulan Sabit Hijau." Operasi intelijen yang dibuat badan intelijen Israel Mossad itu bertujuan untuk mengawasi seluruh gerak gerik Mursi. Bahkan, operasi khusus itu akan bekerja sama dengan Matsada yang selama ini memiliki tugas dalam melakukan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh tertentu yang dianggap mengancam keamanan Israel.

"Operasi Bulan Sabit Hijau" bertugas mengumpulkan informasi tentang Mursi mulai dari makanan, minuman, jumlah jam tangan, perilaku tidur, bangun, di mana duduk, tidur, siapa teman dekatnya, kondisi fisik dan psikologis, kapan marah, tertawa, senang. Operasi itu juga mengumpulkan informasi masa lalu termasuk masa kanak-kanaknya, pertumbuhannya, kerabatnya, pengetahuannya, tetangganya, jenis handphone yang digunakan, apakah teknisi keamanan istana membuat pengamanan bagi telepon Mursi hingga detail setiap tempat pertemuan dan tempat tinggal presiden.

Unit Operasi dan Rekrutmen Agensi di Mossad dikabarkan telah menyiapkan file Muhammad Mursi. Selama ini unit tersebut bertanggungjawab melakukan operasi mata-mata di seluruh negara dunia dengan berbagai biro dan berkedok hubungan diplomasi tidak resmi. 

Selain memata-matai Mursi, "Operasi Bulan Sabit Hijau" juga mengawasi tim kerja politiknya. Dalam memudahkan kerjanya, unit itu akan merekrut warga Mesir yang punya pengaruh yang dekat presiden untuk memberikan informasi yang bisa disadap.

Operasi yang difasilitasi teknologi komunikasi super canggih oleh Mossad itu memiliki empat target utama. Yakni sedini mungkin menghimpun informasi perkembangan hubungan Mesir di bawah Mursi dan gerakan Hamas Palestina. Kedua, perkembangan hubungan Mesir – Iran. Ketiga, perkembangan hubungan Mesir – Turki. Keempat, pola hubungan presiden dan dewan miiter beserta dinamikanya, termasuk perkembangan perjanjian Camp David. 

Akan berhasilkah rencana Mossad yang telah bocor ke media itu? Jika rencana itu benar, agaknya akan terjadi pertarungan sengit antara Mossad dengan Ikhwanul Muslimin yang juga dikenal sebagai pergerakan Islam yang sangat rapi dan paling terorganisir. http://www.bersamadakwah.com/2012/07/mursi-jadi-presiden-israel-siapkan.html

Kebiadaban ini sudah begitu jelas terpampang. Oleh karena itu, bangsa Israel tidak hanya ditekan untuk menghentikan kekerasan yang dia lakukan, tetapi juga kita harus mengusirnya dari tanah Palestina sebagaimana Rasulullah Saw. juga mengusir Yahudi dari Khaibar.