Minggu, 24 Juni 2012

7 Pesepakbola Dunia Menentang Penjajahan Israel



Di bawah ini tujuh pemain sepakbola top dunia yang mendukung kemerdekaan Palestina dan menentang penjajahan Israel:

1. Eric Cantona
Siapa yang tidak kenal pemain sepakbola yang satu ini? Dia adalah legenda hidup sepakbola Perancis dan pemain terbaik Liga Primer Inggris di zamannya. Sebagai mantan pesepakbola, Eric Cantona sangat marah ketika ada pemain sepakbola Palestina ditahan oleh Israel tanpa tuduhan yang jelas. "Mereka menjebloskan pemain sepakbola Palestina ke penjara-penjara. Ini bentuk impunitas dan harus diakhiri. Mereka harus memberlakukan kesetaraan terhadap keadilan," ungkap Cantona yang bergabung dalam sebuah organisasi internasional saat mengirim surat 'prihatin' kepada Presiden UEFA, Michel Platini, seperti dikutip AFP, Senin (18/6/2012). 

"Sudah waktunya untuk mengakhiri pengecualian hukum terhadap Israel, dan memaksakan diberlakukannya standar baku kesamaan hak, keadilan dan rasa hormat terhadap hukum internasional, yang (selama ini) kita mintakan dari negara-negara lain," ungkap pernyataan di surat itu.

"Saya terkejut dengan tindak rasisme yang marak di Piala Eropa 2012 Polandia-Ukraina. Para petinggi UEFA dan politisi Eropa begitu lantang mengeluarkan kecaman atas tindak rasisme. Tapi mereka lantas diam ketika Israel terpilih menjadi tuan rumah," kecamnya lagi.

2. Frederic Kanoute
Dia adalah salah satu pemain hebat dari klub Sevilla. Di samping itu, dia dikenal sebagai muslim yang taat dan bangga dengan keislamannya. Kanoute juga dikenal dermawan yang banyak menyumbangkan uangnya untuk kegiatan dakwah di Spanyol. Pada tahun 2007 misalnya, pemain terbaik Afrika 2007 ini pernah memberikan gajinya selama setahun, sebesar 700.000 dolar AS atau sekitar Rp 7 miliar untuk menyelamatkan masjid terakhir yang ada di Sevilla. Masjid tersebut sedianya akan dijual karena populasi Muslim di kota tersebut mulai punah. Pemerintah setempat pun akhirnya memberi nama tempat ibadah tersebut sesuai dengan sang pembeli.

"Jika tidak ada Kanoute, kami tidak akan beribadah pada hari Jumat lagi, di mana itu adalah hari yang suci bagi umat muslim," tukas wakil dari komunitas Islam Spanyol, sesaat setelah Kanoute membeli Masjid tersebut, seperti dilansir AFP.

Aksi dukungannya untuk Palestina adalah saat pertandingan sepakbola melawan Devortivo La Coruna di ajang Copa Del Rey (8/1/2009). Usai menjaringkan bola ke gawang lawan, striker asal Mali itu membuka bajunya untuk memperlihatkan kaos dalamnya yang bertuliskan "Palestine". Ini tentu saja dimaksudkan sebagai dukungan pada Palestina yang tengah digempur oleh pasukan Israel di Gaza. Gara-gara selebrasinya ini, wasit langsung mengganjar kartu kuning untuknya. Federasi Sepak Bola Spanyol (REF) juga memberlakukan denda kepada Kanoute sebanyak 3000 euro atau sekitar Rp. 45 juta.

Tanggapan Kanoute atas denda tersebut? ”Itu merupakan sesuatu yang saya rasa harus saya lakukan. Setiap orang seharusnya merasa bertanggung jawab saat menyaksikan ada suatu situasi yang sangat tidak adil itu. Saya merasa 100 persen bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan dan saya tidak takut atas sanksi itu,” ujarnya kepada televisi swasta Telecinco.

3. Christiano Ronaldo
Christiano Ronaldo, bintang asal Portugal yang saat ini bermain untuk Real Madrid, memberikan sepatu emasnya kepada lembaga amal klubnya dalam rangka membantu anak-anak Palestina. Sepatu emas milik Ronaldo itu dilelang seharga 1,4 juta euro.

Sebelumnya ketika masih bermain untuk Manchester United, Inggris, dalam sebuah acara mengenakan kafiyeh Palestina dan ia mendapat kecaman hebat dari lobi-lobi Zionis.

Akan tetapi media massa Inggris menyebut aksi Ronaldo itu menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya terhadap krisis Palestina dan warga Jalur Gaza. 

4. Diego Maradona
Legenda sepak bola asal Argentina, Diego Maradona, mengatakan bahwa dirinya adalah "penggemar terbesar dan pendukung rakyat Palestina", demikian katanya dalam salah satu komentar langka dari dirinya tentang Timur Tengah. 

"The biggest fan and supporter of the Palestinian people," sebagaimana dikutip dari Al Arabiya.

"Ini pendirian saya dan saya tidak akan pernah menyerah. Saya tidak peduli kalau ada yang marah (dengan prinsip saya_red), " kata Maradona kepada kantor berita DPA di Dubai, Senin lalu, (05/03/2012).

Ia menambahkan bahwa ia sangat respek terhadap rakyat Palestina, sembari mengatakan bahwa ia juga "bersimpati dengan mereka dan berpikir bahwa mereka membutuhkan dukungan setiap orang."

Pada bulan Agustus tahun lalu, bintang sepak bola Argentina ini menerima syal hitam-putih Palestina dari penggemarnya. Dia memeluk fansnya itu dan mengucapkan terima kasih, sebelum memberikan tanda kemenangan dan berkata ke arah kamera "Viva Palestina."

Maradona mengatakan bahwa ia mendukung rakyat Palestina dengan cara yang sama saat ia mendukung cucunya yang berusia dua tahun "Benjamin" yang masih membutuhkan dukungan terus-menerus.

"Saya telah berjanji kepada anggota tim nasional Palestina akan mengunjungi Palestina. Saya mendukung masalah rakyat Palestina karena saya dibesarkan sepenuhnya dari perjuangan serta menyadari perjuangan dan konfrontasi ketidakadilan. Palestina adalah negara yang sedang berjuang, " pungkasnya.

Buntut dari dukungannya ini, media Israel ramai-ramai menghujat sang legenda ini.

5. Madjid Bougherra
Kandidat pemain terbaik Afrika 2010 ini adalah bek timnas Aljazair dan mantan pemain Glasgow Rangers. Bougherra berkata, “Saya akan memboikot pertandingan melawan tim Israel tanpa sedikit pun keraguan.” Bougherra pun menyeru kepada seluruh pemain Muslim lain agar berani menyuarakan kebenaran sehingga rakyat Palestina terbebas dari cengkeraman Israel. 

“Sebagai Muslim yang mendukung perjuangan Palestina, saya tidak akan pernah menghadapi tim dari Israel,” cetus dia.

Sebelumnya, pada Januari 2009 lalu, ketika masih memperkuat Glasgow Rangers, dalam sebuah pertandingan Bougherra memaksa mengenakan gelang hitam sebagai bentuk protes terhadap aksi militer Israel di Gaza.

6. Pep Guardiola
Mantan pemain Barcelona dan AS Roma serta mantan pelatih Barcelona. Pep mendukung aksi solidaritas Frederic Kanoute kepada Palestina dan menentang denda yang diberikan kepada Kanoute. 

Sebelumnya, Kanoute memang telah diberi sanksi 3.000 euro  setelah aksi selebrasinyasaat mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna di Piala Raja.

Usai mencetak gol penentu kemenangan itu, Kanoute berselebrasi sambil menunjukkan kaos dalamnya yang bertuliskan dukungan pada Palestina. 

"Setiap perang pasti merusak dan terlalu banyak orang yang mati sia-sia," tutup Guardiola.


7. Muhammad Abu Trikah
Bintang Sepakbola Mesir ini pernah menunjukkan tulisan mengenai simpatinya terhadap Gaza di kaos setelah merayakan gol. 

Hikmah
Sungguh aneh bila ada orang yang mengaku muslim, berpendidikan, tapi masih saja memuja  muji dan mendukung Israel. Sementara semakin banyak orang yang membela Palestina dan menentang penjajahan Israel meskipun mereka non-muslim. Apakah mereka yang mendukung Israel layak disebut muslim? Bukankah setiap muslim yang satu dengan muslim yang lainnya ibarat satu tubuh, jika ada bagian tubuh yang sakit, bagian yang lain akan merasakannya?

Taruhlah mereka bukan muslim. Bukankah sudah mulai banyak orang-orang non-muslim  peduli kepada Palestina. Jadi, julukan apa yang layak bagi mereka? Mereka adalah orang yang tidak memiliki hati nurani!

Di depan mata mereka terlihat jelas kekejaman dan kezaliman Israel, tetapi hati mereka telah dibutakan dari kebenaran.    

Dukungan yang diberikan oleh para pemain bola dunia sangat berarti bagi rakyat Palestina. Setidaknya rakyat Palestina merasa diperhatikan dan masih ada yang peduli kepada mereka. Yang paling utama bagi kita selaku muslim adalah, dukungan yang diberikan pemain bola top dunia itu dapat menjadi cambuk agar kita lebih bersemangat lagi dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan meyakini bahwa kemenangan itu dekat waktunya.