Kamis, 19 April 2012

10 Perusahaan Indonesia dengan Untung Terbesar



Ilustrasi
Perusahaan di Indonesia ternyata mampu bersaing dengan perusahaan di negara lain seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Jepang, serta Korea Selatan. Buktinya, ada 10 perusahaan Indonesia berhasil menembus daftar 2.000 perusahaan listed terbesar di dunia versi Forbes, Global 2000. Enam di antaranya perusahaan milik negara (BUMN) dan empat di antaranya perusahaan swasta.

Selanjutnya, bagaimana pergerakan harga saham dari ke-10 perusahaan listed tersebut hari ini? Pantauan okezone, rata-rata pergerakan harga saham perusahaan tersebut cenderung stabil. Berikut ulasannya:

1. PT Gudang Garam Tbk (GGRM).
Perusahaan yang didirikan 54 tahun silam ini tercatat harga sahamnya sebesar Rp57.500 per saham. Pada perdagangan hari ini, terpantau turun 100 poin dibanding harga pembukaan perdagangan yang sebesar Rp57.600 per saham. Transaksi perdagangan yang terjadi hari ini sebanyak 150 ribu lot dengan nilai Rp8,6 miliar.

2. PT Semen Gresik Tbk (SMGR).
Perusahaan produksi semen milik BUMN ini mengalami penurunan harga saham 150 poin menjadi Rp12 ribu dibanding pada penutupan sesi I yang sebesar Rp12.150 per saham. Volum perdagangan hari ini tercatat sebanyak 2,68 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp32,26 miliar.

3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
Perusahaan gas pelat merah ini terpantau harga sahamnya stagnan Rp3.500 per saham. Tercatat volum perdagangan saat ini sebanyak 3,66 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp12,81 miliar.

4. PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Perusahaan pertambangan swasta ini harga sahamnya stagnan Rp2.075, sama dengan harga pada penutupan sesi I. Volum perdagangan saat ini tercatat sebanyak 8,98 juta lot dengan nilai transaksi Rp18,69 miliar.

5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Perusahaan perbankan milik BUMN ini harga sahamnya juga terpantau stagnan sebesar Rp3.975 per saham. Saat ini, terpantau volum perdagangan yang terjadi adalah 7,8 juta lot dengan nilai Rp30,88 miliar.

6. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Perusahaan perbankan yang juga milik BUMN ini harga sahamnya terpantau Rp7.050 per saham. Saham perbankan ini turun 50 poin dibanding dengan penutupan sesi I yang sebesar Rp7.100 per saham. Adapun volum perdagangan tercatat 4,15 juta lot dengan nilai Rp29,32 miliar.

7. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Harga saham perusahaan perbankan yang juga milik BUMN ini tercatat stagnan dalam perdagangan hari ini. Harga saham belum berubah dibanding sesi I yaitu sebesar Rp6.950 per saham. Terpantau volum perdagangan sebesar 1,96 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp13,62 miliar.

8. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Perusahaan telekomunikasi milik BUMN ini juga tidak ketinggalan. Saham perusahaan ini terpantau naik 100 poin menjadi Rp7.750 per saham dibanding dengan penutupan sesi I yang sebesar Rp7.650 per saham. Tercatat volum perdagangan saat ini sebanyak 13,75 juta lot dengan nilai perdagangan Rp106,52 miliar.

9. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Perusahaan yang baru saja melakukan aksi korporasi yang bergabung dengan perbankan asal Singapura, DBS Group Ltd ini terpantau harga sahamnya stagnan Rp6.250 per saham. Terpantau sebanyak 1,55 juta lot diperdagangkan hari ini dengan nilai Rp9,73 miliar.

10. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Perbankan swasta di Indonesia yang menembus daftar 2.000 perusahaan listed terbesar di dunia versi Forbes adalah Bank BCA. Saat ini terpantau harga saham perbankan yang didominasi warna biru ini stagnan di level Rp7.900 per saham. Adapun banyaknya saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 970 ribu lot dengan nilai Rp7,64 miliar.
okezone

www.nasabah-fm.blogspot.com